Masih dalam masa pendemi seperti ini membuat saya dan keluarga merasa bosan berada dirumah terus menerus, walaupun di kotaku sudah tidak diberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar), saya lebih memilih untuk tidak keluar rumah jika tidak perlu, karena menurut saya walaupun sudah tidak PSBB dan berlakunya New Normal masih membuat khawatir, disela kekhawatiran karena pandemi seperti ini saya lebih memilih untuk dirumah dan menjaga gaya hidup yang sehat.
Gaya hidup yang sehat adalah menjaga tubuh agar tetap sehat, mengkonsumsi makanan bergizi, olahraga secara rutin dan istirahat yang cukup. Gaya hidup yang sehat memang berat saya lakukan dari biasanya sebelum pandemi ke pandemi seperti ini. Saya cenderung malas berolah raga, dan cuci tangan secara teratur, jika saya tidak menerapkan gaya hidup yang sehat pada saat pandemi seperti ini, saya rasa akan rentan terhadap penyakit, tidak hanya untuk saya, melaikan untuk anak dan anggota keluaga saya.
Gaya hidup saya sekeluarga yang paling utama adalah mengkonsumsi makanan bergizi, rajin cuci tangan, dan menerapkan pola hidup yang bersih agar terhindar dari penyakit, dan selain mencegah covid19, salah satu penyakit bisa terhindar dengan menerapkan gaya hidup yang sehat adalah penyakit cacingan.
Penyakit cacingan ini memang terdengar remeh namun sangat mudah sekali penularannya. Penyakit cacingan mudah menular melalaui kulit, cacing acaris lumbricoides atau dikenal dengan cacing gelang, cacing gelang tergolong sebagai salah satu cacing yang di tularkan lewat tanah, saat telut cacing menempel pada tanah dan menempel di tangan manusia, dan tertelan maka secara tidak langsung orang tersebut akan terinfeksi oleh cacing gelang. Jadi semua orang punya kemungkinan yang sama untuk menjadi pembawa penyakit cacingan.
Beberapa gejala yang perlu kita perhatikan saat anak dan keluarga mengalami cacingan
- Anak atau anggota keluarga merasa lemas
- Sering Mengantuk
- Wajah anak atau anggota keluarga telihat pucat
- Perut Kembung hingga membesar
- Diare
- Merasa Mual dan Muntah
Pencegaan dan upaya agar anak dan keluarga tidak mengalami infeksi cacingan sudah saya lakukan, termasuk memberikan obat cacing secara rutin 6 bulan sekali, Obat cacing yang saya pilih untuk keluarga adalah Konvermex, obat cacing keluarga.
Obat cacing Konvermex menghancurkan cacing di tubuh yang di sebabkan oleh parasit saluran pecernaan, baik tunggal maupun campuran, obat cacing Konvermex dapat mengatasi Cacing kermi (Enterobious vermicularis), cacing gelang (Ascaris Lumbricoides), cacing tambang (Ancylostoma duodenale), cacing tambah (Necator americanus), cacing Trichostrongylus colubriformis dan Orientalis.
Obat cacing dari Konvermex tidak dapat dikonsumsi anak usia 2 tahun ke bawah dan juga ibu hamil, jadi untuk ibu hamil dan juga anak usia di bawah 2 tahun disarankan tidak minum obat cacing terlebih dahulu.
Konvermex obat cacing pilihan yang tepat untuk mencegah dan mengobati infeksi cacingan. Setiap tablet Konvermex mengandung pirantel pamoat yang setara dengan pyrantel base 250 mg. Obat cacing ini hadir dalam 4 varian, yakni Konvermex 250 tablet, Konvermex 250 suspensi rasa vanilla latte obat cacing untuk dewasa, Sedangkan Konvermex 125 tablet, dan Konvermex 125 suspensi rasa jeruk obat cacing untuk anak.
Jadi perlu kita waspadai infeksi cacingan pada anak dan keluarga ya, yuk kita jaga kebersihan dan juga kesehatan keluarga, karena semua orang berpotensi terkena dan menularkan cacingan. Agar terhindar dari infeksi cacingan, jangan lupa saling mengingatkan untuk rutin meminum Konvermex obat cacing selama 6 bulan sekali, agar terhindar dari infeksi cacingan, mencegah akan lebih baik dari pada mengobati. Jangan lupa baca aturan pakai dan jumlah takaran sekali minum yang tertera pada kemasan. Ayo saling jaga!
20 Komentar
Wah bermanfaat bgt nih buat anak2, terimakasih infonya kak
BalasHapusNggak cm buat manusia lho ini, ak jg pake buat anak kucingku
BalasHapuswah pita kenapa aku jadi inget blm minum obat cacing yah, auto beli ��
BalasHapusWah iya ya, harus 6bln sekali. Jadi lupa blm minum obat cacing
BalasHapusKlo ibu hamil knapa g boleh minum? Apa bisa berpengaruh buat pertumbuhan janin ya?
BalasHapusWah lilo harus ku minumin jg nih biar ga cacingan thx infonyaa pita❤
BalasHapusBermanfaat banget sih artikel ini... Thank you banget infornya❤️
BalasHapusAku dulu masih kecil suka dicekokin ini 🤣 soalnya susah makan
BalasHapusMinggu lalu baru aja konsumsi konvermax sekeluarga. Antisipasi cacing-cacing jahat di perut. Hehe
BalasHapusterpercaya banget deh, udah lama brand ini di Indonesia ya, kita terlalu fokus sama covid19, lupa sama cacingan pada anak.
BalasHapusOoh ternyata tidak boleh dikonsumsi untuk anak dibawah usia 2 tahun ya, pantas anakku kayaknya belum pernah kukasih obat cacing. Makasih infonya Mba.
BalasHapusAku nih kalau sama anakku soal kebersihan paling bawel banget, tapi lama kelamaan dia jadi biasa dan disiplin juga sama kebersihan dan kesehatan. Kayak misalnya habis main dan mau makan harus cuci tangan terlebih dahulu.
BalasHapuswaah thanks infonya, jd inget anak belum dikasih obat cacing hehe... kalau obat cacing gini harus sesuai rekomendasi dokter kah? :)
BalasHapusSalfok sama si kecil yang pake topeng sambil cuci tangan wkwkw.Bener sih kalau memang untuk cacingan ini kita harus mulai dari menjaga kesehatan dan rutin minum obat cacing
BalasHapusmenjaga tumbuh kembang anak biar lebih sehat tanpa cacingan ya, anw dedenya gemes bgt hihi
BalasHapusMengkonsumsi obat cacing itu ngga kenal usia ya Mbak. Mau anak anak ataupun dewasa karena cacingan bisa kena siapapun
BalasHapusBaru tau ada rasa2nya ini obat cacing nya jadi ga ngebosenin deh. Banyak juga ya variannya dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan ya.
BalasHapusAku pengen coba konimex jadinya Mba soalnya belum pernah make obat cacing yang ini.
BalasHapussudah setahun absen nggak minum obat cacing sudah saatnya ini
Wow, aku baru tahu ada yang rasa vanilla latte.... Bagaimana pun, kita rasanya memang masih rentan sih ya, makanya obat cacing diperlukan juga buat menjaga kesehatan keluarga selain tetap menjaga kebersihan tentunya. Terima kasih informasinya, ya, Mbak.
BalasHapusSejak usia 20 tahun, aku udah ga pernah minum obat cacing soalnya ga pernah ngalamin gejala orang cacingan hehe.. makan malah jadi daging alias gemuk wkwk.. Kalo anak2 di bawah 17 thn emang wajib sih menurutku untuk konsumsi obat cacing
BalasHapus